Dari Batang ke Solo, Ketua PSI Samarinda Utara Temui Jokowi dan Bawa Pesan untuk Kader

Kota Samarinda 30 Aug 2026 18:12 4 min read 15 views By Nicko
Dari Batang ke Solo, Ketua PSI Samarinda Utara Temui Jokowi dan Bawa Pesan untuk Kader
Ketua DPC PSI Samarinda Utara Ifam Irwiyanto memanfaatkan kesempatan berada di Jawa Tengah untuk bersilaturahmi dengan Joko Widodo di Solo. Dari pertemuan tersebut, ia membawa pesan agar kader PSI tetap dekat dengan masyarakat dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas.

SAMARINDA – Kesempatan pulang ke kampung halaman di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dimanfaatkan Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda Utara, Ifam Irwiyanto, untuk menemui Joko Widodo (Jokowi) di Solo.

Ifam bersilaturahmi dengan Presiden ke-7 RI tersebut selama dua hari, yakni Rabu (26/8/2026) sore dan Kamis (27/8/2026) pagi. Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi Ifam untuk menyampaikan salam dari jajaran PSI di Kalimantan Timur.

Kepada media ini, Minggu (30/8/2026), Ifam menceritakan bahwa pertemuan dengan Jokowi berawal dari saran seorang rekannya ketika ia sedang berada di Batang.

Karena jarak Batang dengan Solo relatif dekat, Ifam kemudian memutuskan untuk menyempatkan diri datang dan bersilaturahmi.

“Karena kebetulan saya sedang ada di kampung dan jaraknya tidak terlalu jauh dari Solo, akhirnya saya mampir. Alhamdulillah mendapat kesempatan bertemu dan bersilaturahmi dengan beliau,” ujar Ifam.

Pertemuan pertama berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB pada Rabu. Keesokan harinya, komunikasi kembali berlanjut sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Ifam menyampaikan salam dari sejumlah struktur PSI di Kaltim, termasuk DPW PSI Kaltim, DPD PSI Kota Samarinda dan DPC PSI Samarinda Utara.

Namun, menurut Ifam, ada hal yang lebih penting dari sekadar pertemuan tersebut. Ia mengaku mendapat pesan dari Jokowi mengenai bagaimana kader partai seharusnya menjalankan peran di tengah masyarakat.

Kader Diminta Tak Jauh dari Warga

Ifam mengatakan, Jokowi mengingatkan agar kader PSI tidak kehilangan kedekatan dengan masyarakat.

Kader diharapkan tidak hanya menjalankan aktivitas organisasi, tetapi juga turun langsung melihat kondisi warga. Dengan berada di lapangan, kader dapat mengetahui persoalan masyarakat secara lebih nyata dan tidak hanya mengandalkan informasi dari laporan.

Pesan tersebut kemudian dirangkum Ifam dalam satu prinsip, yakni “Rakyat Nomor Satu.”

Menurutnya, prinsip itu harus menjadi dasar dalam menjalankan kegiatan politik, khususnya bagi kader yang berada di tingkat daerah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pesannya agar kader selalu mengutamakan rakyat, hadir di lapangan, mendengarkan persoalan warga dan ikut membantu mencari jalan keluarnya,” kata Ifam.

Ia menilai, pesan tersebut relevan bagi kader di Samarinda Utara. Sebab, persoalan masyarakat sangat beragam dan membutuhkan kehadiran langsung, bukan hanya pendekatan politik ketika memasuki momentum tertentu.

Ifam juga menyampaikan bahwa Jokowi mendorong kader PSI menjadi trendsetter dalam membangun politik yang positif.

Bagi Ifam, hal itu dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kader harus menunjukkan bahwa kegiatan politik dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

“Politik jangan hanya dipahami sebagai kegiatan untuk mendapatkan dukungan. Politik juga harus bisa memberikan manfaat dan menjadi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Tunggu Seluruh DPRt PSI Terbentuk

Dalam kesempatan bertemu Jokowi, Ifam tidak secara khusus membahas kapan mantan presiden tersebut akan berkunjung ke Samarinda.

Meski demikian, ia menyampaikan adanya arahan dari Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep mengenai rencana kedatangan Jokowi ke Samarinda.

Ifam menyebut Jokowi dipastikan akan hadir apabila seluruh Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PSI telah terbentuk.

“Soal kedatangan beliau ke Samarinda, berdasarkan arahan Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, setelah semua DPRt terbentuk, beliau memastikan akan hadir,” ungkapnya.

Ifam berharap kunjungan tersebut nantinya dapat menjadi momentum bagi PSI di Samarinda untuk memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan semangat kader dalam menjalankan kerja-kerja organisasi.

Ia menilai, kehadiran tokoh nasional seperti Jokowi juga dapat memberikan motivasi kepada kader agar lebih serius membangun hubungan dengan masyarakat.

Dapat Kenang-kenangan

Pertemuan Ifam dengan Jokowi juga berlangsung dalam suasana yang ia sebut hangat dan kekeluargaan.

Ifam bahkan membawa pulang sejumlah kenang-kenangan. Jokowi disebut memberikan buku tulis kepada anak Ifam serta kaus untuk dirinya dan istrinya.

Bagi Ifam, pemberian tersebut menjadi bagian yang tidak terlupakan dari perjalanan silaturahminya ke Solo.

Ia pun berharap pesan yang disampaikan Jokowi tidak berhenti pada dirinya, tetapi dapat diterapkan oleh kader PSI, khususnya di Samarinda Utara.

Menurutnya, ukuran keberadaan kader di tengah masyarakat bukan hanya terlihat dari aktivitas politik, melainkan dari seberapa jauh mereka mampu mendengar dan membantu menyelesaikan persoalan warga.

“Kami menjadikan pesan beliau sebagai motivasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga dan berusaha membantu menyelesaikan persoalan yang ada di lapangan,” tuturnya.

Ifam menegaskan, semangat tersebut akan menjadi pegangan dalam menjalankan aktivitas DPC PSI Samarinda Utara ke depan.

“Intinya, rakyat harus menjadi yang utama dan politik harus membawa kebaikan,” pungkasnya

Penulis: Nicko 

Chat with us on WhatsApp